Our Location

Yogyakarta, Indonesia

Operational

Mon - Fri, 08:00am - 05:00pm

Contact Us

0822-8888-0602 / (0274) 880603 ext. 3

Kalibrasi Bagi Laboratorium Lingkungan – Seberapa Penting?

Seberapa penting sih kalibrasi bagi laboratorium lingkungan? Menurut Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 06 Tahun 2009, laboratorium lingkungan adalah laboratorium yang mempunyai sertifikat akreditasi laboratorium pengujian parameter kualitas lingkungan dan mempunyai identitas registrasi. Dimana pengujian parameter kualitas lingkungan sendiri adalah suatu kegiatan teknis untuk menetapkan atau menentukan satu sifat atau lebih dari parameter kualitas lingkungan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.


Masih menurut Permen LH Nomor 6 Tahun 2009 tentang Laboratorium Lingkungan, dalam peraturan ini disebutkan bahwa data pengujian parameter kualitas lingkungan yang dihasilkan oleh laboratorium  yang kompeten harus memiliki akuntabilitas secara hukum dan ilmiah.

Oleh karena itu, untuk memperoleh pengakuan sebagai laboratorium lingkungan, suatu laboratorium wajib memiliki 2 hal berikut, yaitu:


  1. Sertifikat akreditasi sebagai laboratorium pengujian dengan lingkup parameter kualitas lingkungan yang diterbitkan oleh lembaga akreditasi yang berwenang
  2. Identitas registrasi yang diterbitkan oleh menteri

Adapun untuk mendapatkan sertifikat akreditasi sekaligus untuk menjalankan fungsinya sebagai laboratorium lingkungan, suatu laboratorium harus memenuhi persyaratan berikut:

  1. ISO/IEC 17025 edisi termutakhir tentang persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi
  2. Persyaratan tambahan lainnya sesuai peraturan.

Dari Peraturan ini, jelas bahwa kalibrasi adalah salah satu persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh suatu laboratorium lingkungan untuk dapat terakreditasi sekaligus menjalankan fungsinya sebagai laboratorium lingkungan.


1. Definisi Kalibrasi

Pengertian kalibrasi menurut ISO/IEC Guide 17025:2005 dan Vocabulary of International Metrology (VIM) adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem pengukuran, atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam kondisi tertentu.

Dengan kata lain, kalibrasi adalah kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang mamputelusur (traceable) ke standar nasional untuk satuan ukuran dan/atau internasional.


2. Manfaat dan Tujuan Kalibrasi

Tujuan kalibrasi adalah untuk mencapai ketertelusuran pengukuran. Hasil pengukuran dapat dikaitkan/ditelusur sampai ke standar yang lebih tinggi/teliti (standar primer nasional dan / internasional), melalui rangkaian perbandingan yang tak terputus.


Adapun manfaat kalibrasi adalah sebagai berikut:

  1. Untuk mendukung sistem mutu yang diterapkan di berbagai industri pada peralatan laboratorium dan produksi yang dimiliki.
  2. Untuk mengetahui seberapa jauh perbedaan (penyimpangan) antara harga benar dengan harga yang ditunjukkan oleh alat ukur.

Komite Akreditasi Nasional (KAN) Indonesia mempunyai persyaratan umum untuk kompetensi laboratorium kalibrasi. Menurut kebijakan terbaru dari Komite Akreditasi Nasional (KAN), dengan telah diterbitkannya ISO/IEC 17025: 2017 yang menggantikan ISO/IEC 17025:2005, Asia Pacific Laboratory Accreditation Cooperation (APLAC) dan International Laboratory Accreditation Cooperation (ILAC) mempersyaratkan bahwa semua laboratorium yang diakreditasi dan sertifikat akreditasi yang diterbitkan oleh badan akreditasi penandatangan Mutual Recognition Arrangement (MRA)  APLAC/ILAC, harus telah mengacu kepada ISO/IEC 17025:2017 tersebut selambat-lambatnya 29 November 2020.


Proses akreditasi laboratorium dan lembaga inspeksi menurut KAN yaitu sebagai berikut:

  1. Permohonan akreditasi, disampaikan melalui website www.akreditasi.go.id
  2. Pembayaran permohonan akreditasi
  3. Audit kelayakan, meliputi pemeriksaan kelengkapan permohonan akreditasi dan pemenuhan dokumen persyaratan akreditasi oleh Sekretariat KAN
  4. Perjanjian kontrak
  5. Pembayaran paket assessment
  6. Audit kecukupan yang dilakukan oleh personil yang ditunjuk Direktur Akreditasi
  7. Assessment lapangan, dilaksanakan jika audit kecukupan telah dinyatakan selesai
  8. Tindakan perbaikan assessment lapangan
  9. Rapat panitia teknis
  10. Keputusan akreditasi oleh Konsil KAN

Sebagai laboratorium lingkungan, GreenLab Indonesia telah telah memenuhi akreditasi ISO/IEC terbaru, yaitu ISO/IEC 17025:2017 oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN), dan juga telah teregistrasi sebagai Laboratorium Lingkungan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Oleh karena itu, GreenLab menjamin layanan analisis kualitas lingkungan yang lengkap, valid, dengan kualitas terbaik di Yogyakarta, mulai dari layanan laboratorium pemeriksaan kualitas lingkungan, pengambilan sampel, studi dan konsultasi lingkungan, serta pemodelan lingkungan.

Okay, I am pretty sure to team up with GreenLab Indonesia.

About Us

GreenLab Indonesia as a leading of Environmental and Industrial Hygiene Laboratory Testing Services among the best in Indonesia has a strong commitment delivering only the excellent services to all of our valued customers.

For us in GreenLab, treating customers with empathy and urgency in serving their needs and goals should not be compromised.

Get In Touch With Us !

Find Us.

Grha Environesia 1st Floor Jl. Kaliurang KM 15, Degolan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55584

Call Us.

+62 274 880 603 ext 3

Chat Us.

+62 822 8888 0602

Email Us.

info@greenlab.co.id

environmental and industrial hygiene
laboratory expert

Halo, Saya Ula dari GreenLab, ada yang bisa saya bantu?
Powered by